Tapi sebenarnya, kalau kita berani membuka kacamata kita maka kita akan temukan bahwa pada tingkatan setres yang sama maka dia pun akan mengalami masalah yang sama. tapi, mengapa kita melihat ada orang yang betul2 tertekan dengan setresnya dan orang yang santai2 saja seakan2 tidak terjadi apa2?
itu semua terletak pada sikap anda....
seberat apapun kamu menerima cobaan dan rintangan, jika keimanan dalam jiwa ini begitu besar maka cobaan yang sebesar matahari pun akan takluk di hadapanmu. akan tetapi, jika keimanan kita lemah, maka cobaan yang sekecil debu pun akan begitu besar dihadapanmu. ketahuilah bahwa keimanan itu adalah sikapnya orang mukmin.
tadi sore, ketika saya menuju ke kamar untuk mengmbil suatu keperluan, salah seorang rekan saya mengeluh kepadaku, wah, aku stress berat nih sambil memegang kepalanya. secara spontan, aku pun berujar, gitu aja kok setres? aku aja yang udah juziyah 10hari aja gak setres ! akhirnya dia pun sepertinya mengalah dan berkata pada dirinya, yah deh , kok aku bisa setres padahal dia aja gak ?
yah, seperti itulah diriku. biarpun aku diterpa oleh ujian yang amat dahsyat, aku tetap pada felosofiku, untuk apa setres selamaaku punya allah jika aku mengaduh padanya mesti dia akan mendengarkan doaku
lagi pula, untuk apa juga kita bernostalgia dengan setres jiga hanya akan mengakibatkan penyakit diri dan bunuh diri?
keterangan..
juziyah = tes hafalan quran sebanyak satu juz

Tidak ada komentar:
Posting Komentar